detail

Bkad Raih Juara Iii Lomba Inovasi Gerakan Mosonggi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

BKAD RAIH JUARA III LOMBA INOVASI GERAKAN MOSONGGI, DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Blog Single

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III dalam Lomba Inovasi Gerakan Mosonggi (Makan Olahan Sagu Meningkatkan Energi). Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat sekaligus mendukung agenda strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Program Gerakan Mosonggi merupakan inisiatif inovatif yang mempromosikan pemanfaatan sagu sebagai alternatif pangan lokal bernilai gizi tinggi. Melalui gerakan ini, BKAD berperan aktif dalam kampanye diversifikasi konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada beras sebagai sumber karbohidrat utama. Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat yang menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi potensi pangan daerah.

Kebijakan diversifikasi pangan lokal non-beras sendiri telah ditegaskan dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024, yang mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan program inovatif berbasis potensi wilayah masing-masing. Dalam konteks ini, Gerakan Mosonggi dinilai sebagai praktik baik (best practice) karena tidak hanya mengangkat komoditas lokal, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi yang sehat, beragam, dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini turut memperkuat citra Kabupaten Kolaka sebagai daerah yang progresif dalam mendukung kebijakan nasional melalui inovasi daerah. Selain berdampak pada sektor pangan, program ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan produk olahan sagu yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.

Kepala BKAD menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan dan pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan raihan Juara III ini, BKAD berkomitmen untuk terus memperluas implementasi Gerakan Mosonggi sebagai gerakan berkelanjutan. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lain dalam menciptakan program kreatif yang tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

Bagikan halaman ini:

Postingan Terkait :